Polisi Menahan Pencuri Kayu Hutan

Home / Berita / Polisi Menahan Pencuri Kayu Hutan
Polisi Menahan Pencuri Kayu Hutan Tersangka pencurian kayu jati di Kalipare, Kabupaten Malang berhasil ditangkap petugas patroli gabungan. (Foto: Istimewa)

TIMESSLEMAN, MALANG – Hasil patroli gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Kalipare dan Polisi Hutan Perhutani berhasil menangkap pelaku pencurian kayu hutan berinisial Mis (40), warga Dusun Barisan, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mis ditangkap petugas karena diketahui membawa gelondongan kayu jati yang dimuat dalam mobil pick up, Minggu (8/1/2016) sekitar pukul 05.00 WIB, di wilayah Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare.

Kapolsek Kalipare, AKP Fathkurohman SPd menjelaskan, saat patroli gabungan, diperoleh informasi dari masyarakat, terjadi pencurian kayu jati di petak 69 Perhutani, Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare.

"Begitu kami mendatangi lokasi kejadian, kami melihat kendaraan pick up Mitsubishi L 300, yang sedang membawa 17 batang kayu jati, " ujar AKP Fathkurohman, Senin (9/1/2017).

Mengetahui hal tersebut, mobil pick up dihentikan petugas patroli gabungan. Saat ditanyai kelengkapan surat kepemilikan gelondongan kayu jati tersebut, tersangka tidak dapat menunjukkannya. 

Petugas akhirnya menahan tersangka beserta barang bukti, berupa 17 batang kayu jati dengan panjang 2 meter dengan diameter 20-25 sentimeter serta kendaraan pick up Mitsubishi L 300 bernopol AG 8173 K. Tersangka dibawa ke Mapolsek Kalipare untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Menurut pengakuan tersangka, dia baru pertama kali mencuri kayu jati. Untuk aksi yang dilakukannya itu, dia menerima upah Rp 200 ribu.

"Baru kali ini saya mengangkut kayu jati curian, saya dijanjikan diberi upah dua ratus ribu rupiah," tutur Mis yang diketahui bekerja sebagai kuli batu ini.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 12 juncto Pasal 38 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ancaman hukumannya satu hingga lima tahun pidana penjara atau denda tiga ratus juta rupiah. 

Kapolsek Kalipare menambahkan, pihaknya akan mendalami kasus pencurian kayu hutan tersebut. "Kasusnya akan kami kembangkan. Kami ingin tahu siapa yang bermain diatasnya," tandasnya. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com