8 Ciri Utama Pencernaan Sehat dan Berfungsi Baik

Home / Gaya Hidup / 8 Ciri Utama Pencernaan Sehat dan Berfungsi Baik
8 Ciri Utama Pencernaan Sehat dan Berfungsi Baik (FOTO: Glutera.com)

TIMESSLEMAN, JAKARTA – Setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari akan dicerna untuk diambil nutrisinya dan kemudian dimanfaatkan tubuh. Itu kenapa organ pencernaan menjadi salah satu hal yang paling penting untuk memelihara kesehatan tubuh. Lalu, seperti apa ciri-ciri sistem pencernaan yang sehat? Bagaimana caranya menjaga kesehatan organ dan fungsi pencernaan tubuh?

Tanda Sistem Pencernaan Sehat dan Normal

Kita umumnya langsung bisa tahu pencernaan sedang bermasalah jika tiba-tiba sakit perut, mengalami diare, atau sembelit (susah buang air besar). Nah, kadang berbagai masalah ini juga bisa muncul tanpa gejala yang jelas terasa sehingga kita merasa baik-baik saja.

Lantas, bagaimana caranya mengetahui kerja sistem pencernaan kita benar-benar sehat? Kesehatan kerja organ cerna biasanya ditunjukkan dalam delapan tanda umum seperti di bawah ini.

1. Buang air besar teratur

Pola buang air besar yang teratur dan tidak terasa sakit menandakan kerja pencernaan Anda bekerja dengan baik. Pola yang teratur di sini maksudnya tidak tiba-tiba berubah, dalam artian tidak semakin jarang atau malah semakin sering dari biasanya.

2. Feses berwarna cokelat dan tidak keras

Kondisi feses dapat mewakili seberapa sehatnya Anda. Feses hasil dari sistem pencernaan yang sehat umumnya bertekstur lembut dan lunak, dengan bentuk lonjong panjang mirip sosis, dan berwarna coklat. Feses yang sehat seharusnya tidak mengandung potongan makanan yang tidak tercerna dan baunya tidak menyengat.

3. Kentut dan sendawa beberapa kali dalam sehari

Sendawa dan kentut adalah cara tubuh mengeluarkan gas yang diproduksi selama proses pencernaan makanan. Gas ini dihasilkan ketika bakteri yang hidup di usus besar bekerja memecah sisa makanan yang datang dari usus kecil.

Dikutip dari Everyday Health, dr. Svetang Desai, ahli gastroenterologi dari Duke University Medical Center di Durham, manusia bisa buang gas (dari kentut atau sendawa) sampai 14 kali dalam sehari. Hal ini termasuk normal. 

4. Berat badan stabil

Salah satu ciri pencernaan sehat adalah angka berat badan yang stabil. Maksudnya, berat badan Anda tidak tiba-tiba melonjak naik atau turun drastis dalam waktu singkat, tanpa dimulai dengan diet atau olahraga.

5. Mood atau suasana hati stabil

Pencernaan yang sehat dan berfungsi optimal bisa diwakili oleh seberapa baik suasana hati Anda saat ini. Para peneliti menyadari bahwa perubahan emosi drastis dapat menandakan seseorang sedang terkena irritable bowel syndrome, diare, kembung, atau sakit perut tanpa sebab. Mereka pun juga setuju bahwa gangguan pencernaan dapat mengubah emosi atau suasana hati.

6. Kulit sehat

Kulit yang sehat dan lembut pada dasarnya dipengaruhi oleh sistem pencernaan yang sehat. Jika organ cerna Anda bermasalah, sebetulnya tidak mengherankan jika kulit jadi mudah iritasi.

Jaringan kulit dan usus sama-sama bersifat sensitif dan mudah menyerap sesuatu. Maka, keduanya sama-sama bisa langsung bereaksi negatif ketika terjadi peradangan dalam tubuh. 

7. Rambut kuat dan lebat

Sistem pencernaan yang sehat juga ditandai dengan menghasilkan rambut yang sehat. Menurut jurnal Inflammatory Bowel Disease tahun 2013, orang yang mengalami radang usus rambutnya rentan mengalami kerontokan. Pertumbuhan rambut itu sendiri memerlukan asupan nutrisi yang disalurkan lewat aliran darah. Jika Anda kekurangan nutrisi, rambut akan mudah rontok.

8. Kuku tidak mudah patah

Menurut dr. Sara Noris dari Healthline, dokter naturopati dari Los Angeles, kesehatan kuku juga mencerminkan seberapa baik kerja pencernaan Anda. Sistem cerna yang bermasalah dapat menyebabkan penyerapan nutrisi tubuh jadi terhambat sehingga kuku bertumbuh mudah rapuh, lemah, dan gampang mengelupas.

Tips Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Jika setelah membaca ciri-ciri di atas Anda curiga kerja pencernaan kurang baik, tenang dulu. Berbagai cara di bawah ini dapat membantu Anda mengoptimalkannya agar senantiasa terhindar dari masalah perut.

1. Banyak makan serat

Makanan yang mengandung serat sudah terbukti dapat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda. Asupan serat dapat membantu melancarkan gerak makanan di dalam usus dan memadatkan berat feses tapi tidak mengeraskannya. Hal ini dapat menghindari Anda dari risiko sembelit dan berbagai gangguan lainnya, seperti radang usus, wasir, dan sindrom iritasi usus besar (IBS).

2. Kurangi makan lemak

Makanan berlemak mempengaruhi proses cerna sehingga membuat Anda rentan mengalami sembelit. Namun, ini bukan berarti Anda harus menghindari lemak sama sekali. Anda bisa mendapatkan asupan lemak dari sumber yang sehat, misalnya dari ikan atau buah alpukat yang mengandung asam lemak omega 3.

3. Mengonsumsi probiotik

Probiotik adalah jenis bakteri baik yang banyak terdapat dalam makanan fermentasi, seperti yogurt, kefir, atau bahkan tempe. Bakteri baik dari probiotik dapat menetralkan jumlah bakteri jahat dan melancarkan kerja sistem pencernaan.

4. Makan sesuai jadwal

Selain asupan makanan yang diatur, Anda juga harus mengatur jadwal makan yang baik untuk mewujudkan sistem pencernaan yang sehat.
Makan makanan 3 kali sehari dalam porsi normal sembari makan camilan sehat dapat membantu menjaga sistem cerna tubuh Anda tetap prima. 

5. Jangan lupa minum air

Memperbanyak konsumsi serat harus diimbangi dengan minum air mineral yang cukup untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda. Serat berfungsi untuk menarik air ke dalam usus besar dan membuat feses jadi yang lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan. Anda pun terhindar dari sembelit dan wasir.

6. Berolahraga teratur

Olahraga teratur membantu menjaga makanan tetap bergerak lancar melalui sistem pencernaan Anda. Selain itu, oahraga juga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang ideal.

7. Jangan stres terlalu lama

Terlalu lama stres atau cemas dapat menyebabkan sistem pencernaan Anda bekerja lebih berat. Untuk menghindari stres dan menjaga kesehatan, Anda perlu membiasakan tidur cukup minimal 7 jam setiap malam dan mungkin juga melakukan meditasi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com