ICSB Indonesia Minta Kondisi Kesehatan Pelaku Sektor Informal Diperhatikan

Home / Ekonomi / ICSB Indonesia Minta Kondisi Kesehatan Pelaku Sektor Informal Diperhatikan
ICSB Indonesia Minta Kondisi Kesehatan Pelaku Sektor Informal Diperhatikan Wakil Sekjen ICSB DIY Andityas Bima Prasatya alias Satya di sela aksi pembagian hand sanitizer dan masker kain produksi UMKM bagi para pedagang di beberapa Pasar Tradisional Yogyakarta, Senin (6/4/2020). (FOTO: Istimewa/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESSLEMAN, YOGYAKARTA – Organisasi internasional non profit yang bergerak di bidang pemberdayaan UMKM, International Council for Small Business  Indonesia (ICSB Indonesia) menyoroti pelaku sektor informal yang tak bisa menjalani kerja dari rumah atau work from home.

Di masa pandemi virus Corona ini, kalangan pelaku sektor informal bisa jadi termasuk kelompok paling rentan karena sebagian harus mencari nafkah dengan tetap bekerja di lapangan.

"Kelompok sektor informal seperti pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), pedagang kecil, kuli angkut di pasar, tentu menjadi tulang punggung keluarganya dan tidak bisa bekerja dari rumah di masa wabah ini," kata Wakil Sekjen ICSB DIY Andityas Bima Prasatya alias Satya di sela aksi pembagian hand sanitizer dan masker kain produksi UMKM bagi para pedagang di beberapa Pasar Tradisional Yogyakarta, Senin (6/4/2020).

Satya mengungkap dalam aksi bertajuk 'Menyerah Bukan Plihan' itu, ICSB DIY hendak menyerukan berbagai pihak agar juga menumbuhkan semangat bekerja dan berkarya bagi pelaku UMKM.

Satya menambahkan bahwa saat ini penurunan daya beli di pasar sangat dirasakan pedagang UMKM. Bahan bahan pokok yang sebelumnya lancar dipasok ke para pelaku usaha kuliner yang berjualan harian semakin seret karena banyak mereka yang memilih libur.

"Jadi fokus utama, bagaimana menjaga kesehatan pelaku sektor informal ini bisa terjaga dan bagaimana solusi agar di masa wabah ini kelompok informal bisa memperoleh penghasilan," ujarnya.

ICSB DIY sendiri turut membuka dan telah menerima donasi dari Karang Taruna DIY untuk pembelian sembako bagi pedagang kecil seperti gula, minyak, dan kebutuhan harian lain yang nantinya akan disalurkan melalui kegiatan Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kami berkolaborasi dan bekerjasama dengan berbagai instansi, komunitas bahkan pribadi untuk menerima donasi serta menyalurkan bagi pelaku usah kecil menengah untuk bisa tetap menyambung hidup dan keluarga di tengah wabah Corona ini," ujar Satya yang juga koordinator gugus tugas penanganan COVID 19 dari ICSB Kota Yogyakarta.

Wakil Sekjen ICSB DIY Andityas Bima Prasatya meminta sektor informal juga taat pada imbauan pemerintah. Pemerintah sudah mengimbau untuk penggunaan masker untuk semua, masker bedah dan masker N95 untuk pekerja medis serta masker kain untuk warga yang terpaksa harus keluar rumah untuk mencari nafkah harian. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com