Airlangga Hartarto Minta Perusahaan Swasta Tetap Bayar THR untuk Karyawan

Home / Berita / Airlangga Hartarto Minta Perusahaan Swasta Tetap Bayar THR untuk Karyawan
Airlangga Hartarto Minta Perusahaan Swasta Tetap Bayar THR untuk Karyawan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto saat rapat telekonferensi pers di kantornya. (Foto: Istimewa)

TIMESSLEMAN, JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto meminta, kepada berbagai pihak termasuk perusahaan agar tetap membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawan mereka masing-masing.

Menurut Airlangga, meskipun mereka melakukan Work From Home (WFH) ataupun sejumlah pekerjaannya dikurangi akibat wabah virus Covid-19. Mereka dinilai tetap harus dijamin kesejahteraannya termasuk dari gaji serta THR seperti hari-hari biasa sebelum Covid-19.

“Presiden Joko Widodo juga membahas terkait dengan kesiapan sektor usaha membayar THR dan ini diingatkan swasta THR itu berdasarkan undang-undang diwajibkan, dan Kementerian Tenaga Kerja akan mempersiapkan hal-hal terkait THR,” kata Airlangga Hartarto dalam telekonferensi pers usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor. Dan dikutip oleh TIMES Indonesia di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Selain itu, Airlangga Hartarto juga menegaskan bahwa dalam hal ini pemerintah telah memberikan stimulus kepada masyarakat dan dunia usaha melalui landasan hukum Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.

Kata dia, total stimulus itu terdapat Rp405,1 triliun yang dikucurkan pemerintah untuk menambah anggaran dalam APBN 2020 untuk penanganan dampak Virus Corona jenis baru atau Covid-19.

Menurutnya, dalam hal ini pemerintah memperluas cakupan stimulus fiskal yang sebelumnya hanya diberikan kepada dunia usaha di sektor industri pengolahan.

Termasuk, Stimulus fiskal di bidang industri pengolahan yang dimaksud Airlangga, antara lain, adalah pembayaran oleh pemerintah terkait Pajak Penghasilan (Pph) pasal 21 untuk pekerja dengan penghasilan sampai dengan Rp200 juta per tahun.

“Dukungan kepada sektor usaha ini akan diperluas, tidak hanya sektor manufaktur (pengolahan), tapi juga terdampak (Covid-19) lain seperti pariwisata, transportasi yang kita segera koordinasikan untuk ditambahkan,” pungkasAirlangga Hartarto, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com