Bawaslu Kirim Surat Edaran Larangan Petahana Mutasi Jabatan ASN Jelang Pilkada 2020

Home / Berita / Bawaslu Kirim Surat Edaran Larangan Petahana Mutasi Jabatan ASN Jelang Pilkada 2020
Bawaslu Kirim Surat Edaran Larangan Petahana Mutasi Jabatan ASN Jelang Pilkada 2020 Ketua Bawaslu Abhan usai melakukan pertemuan dengan Plt Dirjen Polpum, Bahtiar di Kantor Kemendagri, Jakarta. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)

TIMESSLEMAN, JAKARTABawaslu sudah berkirim surat edaran tentang larangan petahana atau kepala daerah yang hendak maju kembali di Pilkada serentak 2020 untuk melakukan mutasi jabatan bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerah masing-masing. Larangan itu sudah mulai berlaku sejak 8 Januari 2020 hingga akhir masa jabatan.

"Kami kemarin sudah melakukan upaya pencegahan (mutasi ASN) dengan mengirin surat ke seluruh daerah dan walikota dan gubernur untuk tidak melakukan mutasi pejabat pada batas akhirnya 8 Januari, karena dilarang itu, 6 bulan sebelum penetapan calon," ujar Ketua Bawaslu Abhan usai melakukan pertemuan dengan Plt Dirjen Polpum, Bahtiar di Kemendagri, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Kata Abhan, larangan tersebut tertuang dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 Ayat 2 yang berbunyi Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari menteri.

Di samping itu, Bawaslu juga kama mengadakan workshop pada Jenuari dan bulan Februari mendatang. Kegiatan ini sekaligus untuk mensosialisasikan Pasal 71 Ayat 2 dan pentingnya netralitas ASN pada Pilkada yang bakal digelar serentak di 270 daerah tersebut.

"Karena ada potensi petahana maju lagi, maka disitu titik penting soal netralitas ASN. Dan Kemendagri akan mengeluarkan surat edaran dan lain sebagainya agar tidak terjadi pelanggaran soal netralitas ASN (di Pilkada 2020)," demikian tandas Ketua Bawaslu, Abhan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com